SDK Sang Timur Karang Tengah

SDK Sang Timur Karang Tengah

Penuh Kasih - Peduli - Cerdas - Transformatif
Sekolah Katolik Unggulan Karang Tengah - TERAKREDITASI A
BERITA

Best Practice PPG Desna Imelda Verawaty

29/Feb/2024
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN CANVA

 Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Pendidikan Profesi Guru (PPG) DALJAB
DISUSUN OLEH

NAMA                : DESNA IMELDA VERAWATY, S.Pd
NIM                    : 231012300153
KELAS               : EKONOMI
KELOMPOK         : 2

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI GURU
                                       UNIVERSITAS PAMULANG                                                                 2024
LEMBAR PERSETUJUAN

Naskah Karya Tulis ini

Judul   :  MENINGKATKAN MTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN CANVA

Penulis : Desna Imelda Verawaty Purba, S.Pd

Mengetahui                                                                                    Tangerang, 3 Februari 2024
Kepala Sekolah, SMPK Sang Timur                                                         Guru Mata Pelajaran

Caecilia Winarni, S.Pd., M.M                                                            Desna Imelda Verawaty, S.Pd
   
KATA PENGANTAR


Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Es  atas segala rahmat serta hidayahNya, kekuatan dan kelancaran dalam menyelesaikan penulisan best practice ini.

Karya tulis ini berjudul Meningkatkan Mtivasi Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Media Pembelajaran Canva

Pada penulisan best practice ini, penulis memaparkan pengalaman saat melaksanakan

Praktek Pengamalan Lapangan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBl) yang dipadukan dengan media canva, Quiziz,  dan vidio youtube untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.

Penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada:

1.    Ibu Fika Rahmanita,S.Pd.,M.M selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan motivasi agar kegiatan yang diaktualisasikan senantiasa berjalan dengan baik.

2.    Bapak Mulyono, S.Pd selaku Guru Pamong dalam kegiatan PPG Dalam Jabatan Angkatan 3 tahun 2023.

3.    Panitia program PPG Dalam Jabatan Kategori 1 Angkatan 3 tahun 2023 yang telah memberikan bantuan dalam penyelesaian laporan ini.

4.    Ibu Caecilia Winarni, S.Pd., M.M sebagai Kepala Sekolah SMPK Sang Timur Karang Tengah yang memberikan waktu dan tempat untuk praktik pembelajaran di Kelas 7.

5.    Bapak Ibu Guru rekan sejawat yang telah memberikan saran dan dukungan terkait pembuatan laporan.

6.    Keluarga, sahabat, dan rekan-rekan peserta Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kategori 1 Angkatan 3 tahun 2023 pada Program Studi Ekonomi.

Semoga tulisan ini dapat memberikan kontribusi kepada guru-guru dan pihak yang membutuhkan. Penulis menyadari best practice ini masih sangat jauh dari kata sempurna sehingga penulis mengharapkan saran atau kritikan yang sifatnya membangun, agar kedepannya bisa lebih baik.

                                                                                                        Tangerang, 3 Februari  2024

                                                                                                                           Penulis

 
                                                                                                      Desna Imelda Verawaty, S.Pd


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................... 3

DAFTAR ISI ..................................................................................................... 4

PENDAHULUAN ............................................................................................ 5

PEMBAHASAN ............................................................................................... 7

KESIMPULAN ................................................................................................. 8

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 10

 
I.     PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG

Pendidikan merupakan aspek penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berdaya saing. Salah satu faktor kunci keberhasilan pendidikan adalah motivasi belajar siswa. Motivasi belajar yang tinggi dapat meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, model pembelajaran Project-Based Learning (PJBL) dan pemanfaatan media pembelajaran Canva telah terbukti efektif.
Motivasi akan membuat anak didik semakin giat dalam belajar  dan  memperoleh  hasil  belajar  yang  tinggi. Sedangkan  bagi  siswa  yang  tidak memiliki motivasi belajar akanmemberikan hasil belajar yang rendah. Oemar H. Amalik mengatakan:  Motivasi  penting  dan  sangat  menentukan  dalam  kegiatan  belajar.
Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang turut menentukan keefektifan dalam pembelajaran. Seorang peserta didik akan belajar dengan baik apabila ada faktor pendorongnya yaitu motivasi belajar. Peserta didik akan belajar dengan sungguh-sungguh jika memiliki motivasi belajar yang tinggi. 
Kurangnya motivasi belajar merupakan salah satu gejala dalam proses belajar yang ditandai dengan berbagai tingkah laku yang berlatar belakang dalam diri maupun di luar diri siswa. Beberapa  tingkah  laku  tersebut  antara  lain:  menunjukkan  hasil  belajar  yang  rendah, hasil yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan, lambat dalam mengerjakan tugas-tugas  kegiatan  belajar,  menunjukkan  sikap-sikap  yang  kurang  wajar (tidur dikelas),  menunjukkan tingkah  laku  yang  berkelainan,  seperti  membolos, datang terlambat,  tidak  mengerjakan pekerjaan  rumah  (PR),  mengganggu  di  dalam  atau  di  luar kelas, mengobrol di dalam kelas,  dan  sebagainya.  Berdasarkan hasil kajian artikel diketahui bahwa menurut Sururuddin, M., & Prihatini, N. (2018) motivasi siswa dalam belajar masih rendah.

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah :
1.    banyaknya siswa yang tidak memperhatikan guru yang sedang menjelaskan materi pelajaran.
2.    memilih tiduran dan mengerjakan sesuatu selain tugas yang diberikan guru.
3.    Metode yang digunakan guru dalam mengajar menjadi monoton karena hanya mengunakan metode ceramah yang pada dasarnya hal itu dapat menurunkan minat dan motivasi belajar siswa sebab tidak terjadinya interaksi yang aktif antar siswa dengan guru.
Dalam situasi ini salah  satu  model  pembelajaran  yang  tepat  diterapkan  untuk meningkatkan  aktifitas  dan  kemampuan  siswa  dalam menyelesaikan  masalah  pada pelajaran  Produk Kreatif dan Kewirausahaan  adalah dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). 
Menurut saya praktik baik ini penting dibagikan karena berbagi pengalaman kepada orang lain, khususnya tenaga pengajar. Dengan menerapkan model pembelajaran yang inovatif serta didukung media pembelajaran yang menarik bisa melibatkan siswa secara aktif dan saling berkolaborasi dalam pembelajaran.
Penggunaan model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran projek mata pelajaran IPS kelas 7 dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh data yang diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan selama kegiatan pembelajaran
dan kuisioner yang langsung diberikan dan diisikan oleh peserta didik. Selain itu, hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan, terbukti dengan adanya peningkatan nilai hasil evaluasi belajar peserta didik.
Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah:
Adapun peran saya dalam peran praktik baik ini adalah sebagai guru yang akan berperan aktif dan mempunyai tanggungjawab untuk menyelesaikan permasalahan dengan melakukan perbaikan – perbaikan terkait dengan proses pembelajaran yang dilakukan untuk dapat berjalan secara efektif, serta melakukan inovasi dalam proses pembelajaran seperti pemanfaatan dan penggunaan media, bahan ajar, serta model pembelajaran yang tepat yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dan hasil belajar siswa bisa tercapai dan sesuai dengan harapan yang ingin dicapai dan mendapatkan hasil yang maksimal.
Dalam hal ini peran guru dalam praktik pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran IPS Kelas 7:
1.     Menyiapkan perangkat pembelajaran yang lengkap, yang terdiri dari Modul Ajar, media pembelajaran, bahan ajar, lembar kerja peserta didik dan instrumen penilaian peserta didik
2.     Melakukan seting kelas. Termasuk di dalamnya mengatur tempat duduk peserta didik, jaringan wifi yang terhubung ke Laptop untuk ZOOM, laptop yang terhubung ke layar proyektor untuk penyampaian materi, serta kamera untuk merekem video.
3.     Melaksanakan praktik pembelajaran dengan menggunakan model PjBL.
4.     Melakukan penilaian hasil belajar peserta didik setelah kegiatan praktik.
5.     Memilih dan menerapkan model pembelajaran yang mampu memotivasi dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik
Setelah dilakukan identifikasi masalah dengan pengamatan, kajian literatur, wawancara guru, dan pakar, ada beberapa tantangan yang terjadi dalam pelaksanaan model pembelajaran inovatif yaitu:
Aksi 1
1.      Guru harus membuat media pembelajaran yang menarik agar materi yang disampaikan mudah dipahami oleh siswa
2.      Guru harus berpikir membuat strategi agar siswa dapat berpikir kreatif dalam membuat suatu proyek yang ditugaskan
3.      Terbatasnya pengalaman guru dan tim dalam pengambilan gambar video
4.      Banyak terjadi gangguan (noise) saat praktik pembelajaran berlangsung. Misalnya, acara classmeeting, info atau pemberitahuan melalui speaker kelas.
Aksi 2
1.      Sulitnya menentukan jadwal karena berbenturan dengan kegiatan IHT (In Training House) di lokasi praktik.
2.      Pembuatan media pembelajaran berupa video yang harus dikerjakan sendiri dengan keterbatasan pengalaman yang dimiliki guru dan terbatasnya waktu pembuatan.
3.      Permasalahan teknis pada perangkat yang akan digunakan untuk praktik pembelajaran tidak dapat berfungsi dengan baik.
4.      Siswa kesulitan menyampaikan pendapatnya saat presentasi

Dalam mengatasi tantangan tersebut, solusi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi guru adalah sebagai berikut:
1.      Pemilihan metode pembelajaran yang variatif sehingga peserta didik merasa tertarik dan antusias dalam mengikuti pembelajaran.
2.      Pemilihan media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karekteristik materi pembelajaran dan karekteristik peserta didik.
3.      Guru harus bisa menumbuhkan motivasi belajar peserta didik melalui proses pembelajaran yang menyenangkan.
Dengan adanya tantangan di atas maka sebagai guru dituntut untuk reatif dalam memanfaatkan model pembelajaran dan media yang tepat dan inovatif sehingga akan mendukung proses pembelajaran.
Yang terlibat dalam praktik pembelajaran ini adalah saya Dosen Pembimbing, Guru Pamong, teman sejawat sebagai kameramen, dan siswa.

II PEMBAHASAN
Aksi 1 Senin, 11 Desembser 2023
1.Pemilihan model Pembelajaran
> Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan model pembelajaran adalah dengan memahami karekteristik siswa dan karekteristik materi, disini guru memilih model pembelajaran PBL.
Dalam pemilihan model pembelajran, pertama guru berkoordinasi dengan pihak sekolah dan peserta didik dalam menjadwalkan praktik pembelajaran. Kemudian, peserta didik diarahkan bagaimana melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai Modul Ajar yang telah dibuat. Menunjuk rekan kerja yang diminta bertugas mengambil gambar. Saat pelaksanaan praktik berlangsung, peserta didik mengikuti proses belajar mengajar secara natural.

> Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan model ini antara lain pemahan guru akan model PBL serta pemahaman guru akan materi pembelajaran.
2. Pemilihan Metode Pembelajaran yang variatif
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan metode pembelajaran adalah dengan memahami karekteristik siswa dan karekteristik materi, disini guru memilih model pembelajaran PBL.
·Proses pemilihan metode ini guru mempelajari apa saja metode dalam pembelajaran, lalu melihat karekteristik materi pembelajaran.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan metode ini antara lain pemahan guru akan metode – metode pembelajaran serta pemahaman guru akan materi pembelajaran.
3. Pemilihan Media Pembelajaran
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan media pembelajaran adalah memilih media pembelajaran yang dirasa tepat dan sesuai dengan materi pembelajaran dan sesuai dengan karekteristik siswa selain itu guru juga bisa memilih media pembelajaran yang dikuasainya baik dalam pembuatan dan pengoperasiannya. Disini guru memilih media pembelajaran menggunakan Canva, menayangkan video pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk melihat penyebab masalah jika tidak menjaga alam. Serta penggunaan google form untuk mengerjakan evaluasi pada model pembelajaran PBL.
·Proses pembuatan media ini mempelajari materi yang akan dibuat medianya, kemudian guru merancang desain apa saja yang perlu ada di media pembelajaran. Setelah di desain guru baru membuatnya di Canva.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan metode ini antara lain pemahan guru menggunakan Canva.
 Dengan adanya tantangan di atas maka sebagai guru dituntut untuk reatif dalam memanfaatkan model pembelajaran dan media yang tepat dan inovatif sehingga akan mendukung proses pembelajaran.
Yang terlibat dalam praktik pembelajaran ini adalah saya Dosen Pembimbing, Guru Pamong, teman sejawat sebagai kameramen, dan siswa.

II PEMBAHASAN

Aksi 1 Senin, 11 Desembser 2023
1.Pemilihan model Pembelajaran
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan model pembelajaran adalah dengan memahami karekteristik siswa dan karekteristik materi, disini guru memilih model pembelajaran PBL.
·Dalam pemilihan model pembelajran, pertama guru berkoordinasi dengan pihak sekolah dan peserta didik dalam menjadwalkan praktik pembelajaran. Kemudian, peserta didik diarahkan bagaimana melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai Modul Ajar yang telah dibuat. Menunjuk rekan kerja yang diminta bertugas mengambil gambar. Saat pelaksanaan praktik berlangsung, peserta didik mengikuti proses belajar mengajar secara natural.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan model ini antara lain pemahan guru akan model PBL serta pemahaman guru akan materi pembelajaran.
2. Pemilihan Metode Pembelajaran yang variatif
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan metode pembelajaran adalah dengan memahami karekteristik siswa dan karekteristik materi, disini guru memilih model pembelajaran PBL.
·Proses pemilihan metode ini guru mempelajari apa saja metode dalam pembelajaran, lalu melihat karekteristik materi pembelajaran.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan metode ini antara lain pemahan guru akan metode – metode pembelajaran serta pemahaman guru akan materi pembelajaran.
3. Pemilihan Media Pembelajaran
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan media pembelajaran adalah memilih media pembelajaran yang dirasa tepat dan sesuai dengan materi pembelajaran dan sesuai dengan karekteristik siswa selain itu guru juga bisa memilih media pembelajaran yang dikuasainya baik dalam pembuatan dan pengoperasiannya. Disini guru memilih media pembelajaran menggunakan Canva, menayangkan video pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk melihat penyebab masalah jika tidak menjaga alam. Serta penggunaan google form untuk mengerjakan evaluasi pada model pembelajaran PBL.
·Proses pembuatan media ini mempelajari materi yang akan dibuat medianya, kemudian guru merancang desain apa saja yang perlu ada di media pembelajaran. Setelah di desain guru baru membuatnya di Canva.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan metode ini antara lain pemahan guru menggunakan Canva.

Aksi 2 Senin, 22 Januari 2024
Pemilihan model Pembelajaran
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan model pembelajaran adalah dengan memahami karekteristik siswa dan karekteristik materi, disini guru memilih model pembelajaran PjBL
·Dalam pemilihan model pembelajaran, pertama guru berkoordinasi dengan pihak sekolah dan peserta didik dalam menjadwalkan praktik pembelajaran. Kemudian, peserta didik diarahkan bagaimana melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai Modul Ajar yang telah dibuat. Menunjuk rekan kerja yang diminta bertugas mengambil gambar. Saat pelaksanaan praktik berlangsung, peserta didik mengikuti proses belajar mengajar secara natural.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan model ini antara lain pemahan guru akan model PjBL serta pemahaman guru akan materi pembelajaran.
·Dengan model Pembelajaran PjBL guru memperhatikan sintaks dalam kegiatan inti, agar pelaksanaan proyek berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang bagus. Sintaks yang dilakukan sebanyak 6 sintaks yang terdiri dari :
Ø Sintak 1 Penentuan pertanyaan mendasar
Peserta didik menjawab pertanyaan dari guru
Ø Sintak 2 Mendisain Perencanaan Produk
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan,yang desain gambar, menentukan tulisan kalimat poster.
Ø Sintak 3 Menyusun Jadwal Pembuatan
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Ø Sintak 4 Memonitor keaktifan dan perkembangan proyek
Guru memantau keaktifan peserta didik selama melaksanakan proyek.
Peserta didik memaparkan laporan karya yaitu menampilkan hasil pembuatan poster.
Ø Sintak 5 Menguji Hasil
Guru memantau hasil proyek yang telah dibuat, dan mengukur ketercapaian standart.
Ø Sintak 6 Evaluasi Pengalaman Belajar
Guru memberikan penilaian hasil proyek
Dengan menerapkan model pembelajaran tersebut akan menjadikan proses pembelajaran akan lebih bermakna dan aktifitas siswa meningkat karena semua kegiatan pembelajaran akan berpusat pada siswa. Menumbuhkan daya kreatif siswa dalam memecahkan suau permasalahan. Menumbuhkan kedisiplinan dan rasa percaya diri dan bekerja sama dalam team.

Pemilihan Metode Pembelajaran yang variatif
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan metode pembelajaran adalah dengan memahami karekteristik siswa dan karekteristik materi, disini guru memilih model pembelajaran PjBL.
.Proses pemilihan metode ini guru mempelajari apa saja metode dalam pembelajaran, lalu melihat karekteristik materi pembelajaran.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan metode ini antara lain pemahan guru akan metode – metode pembelajaran serta pemahaman guru akan materi pembelajaran.

Pemilihan Media Pembelajaran
·Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan media pembelajaran adalah memilih media pembelajaran yang dirasa tepat dan sesuai dengan materi pembelajaran dan sesuai dengan karekteristik siswa selain itu guru juga bisa memilih media pembelajaran yang dikuasainya baik dalam pembuatan dan pengoperasiannya. Disini guru memilih media pembelajaran menggunakan Canva membuat proyek, menayangkan video pembelajaran dan Quiziz untuk evaluasi. Serta penggunaan google form untuk mengerjakan refleksi pada model pembelajaran PjBL.
·Proses pembuatan media ini mempelajari materi yang akan dibuat medianya, kemudian guru merancang desain apa saja yang perlu ada di media pembelajaran. Setelah di desain guru baru membuatnya di Canva.
·Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan model ini antara lain  Komputer / Laptop, Jaringan internet, Kamera, Handphone, Mikropon, Tripod

 III.   KESIMPULAN
Dampak dari aksi dan langkah – langkah yang dilakukan
1.Pemilihan model Pembelajaran PBL dan PjBL menumbuhkan berpikir kritis siswa ini dibuktikan dari tanggapan dan jawaban siswa saat guru melontarkan pertanyaan.
2.Pemilihan metode yang variatif sangat efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa terlihat dari kegiatan sisw saat pembelajaran.
3.Penggunaan media berbasis TPACK dapat membangkitkan semangat siswa dalam belajar.
4.Desain kegiatan yang berpusat pada siswa sangat meningkatkan keaktifan siswa pad proses pembelajaran sehingga siswa termotivasi dalam belajar.
Respon siswa terhadap pembelajaran adalah sangat senang, bisa dilihat dari kegiatan refleksi, siswa menyatakan pembelajaran menyenangkan, media pembelajarannya menrik dan mudah dipahami.
aktor keberhasilan pembelajran ini sangat ditentukan akan penguasaan guru terhadap media pembelajaran, metode, model, dan langkah – langkah pada modul ajar yang sudah dibuat.
Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah guru lakukan adalah seyogyanya guru adalah guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih metode, model, dan media pembelajaran untuk membuat proses belajar sesuai dengan yang diharapkan.

Menyusun Rencana tindak lanjut Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan,Aksi,
Refleksi Hasil Dan Dampak

 Lokasi                          : SMPK Sang Timur Karang Tengah
Lingkup Pendidikan         : Sekolah Menengah Pertama
Tujuan yang ingin dicapai   : Meningkatkan Motivasi Siswa dengan menggunakan model  
                                        pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media 
                                            pembelajaran Canva.

Penulis                                 : Desna Imelda Verawaty S.Pd
Waktu pelaksanaan aksi         : Aksi 1 : Hari /tanggal : Senin, 11 Desember 2023
                                             Aksi 2 : Hari/tanggal  : Senin, 22 Januari  2024

Rencana Tindak Lanjut : 
A.  Rencana Kegiatan apa saja?
Adapun Recana Tindak Lanjut ( RTL) yang saya coba buat sesuai dengan kondisi dan
keadaan permasalahan yang saya rasakan atau hadapi yaitu :
1.    Memperbaiki diri dengan membuat rencana pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
2.    Menggunakan Model pembelajaran inovatif sesuai dengan sintak-sintak nya
3.    Membuat LKPD yang menarik dan efektif agar tujuan pembelajaran mudah tercapai.
4.    Membiasakan membuat soal-soal HOTS
5.    Mengikuti pelatihan-pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis IT 

B. Bentuk kegiatan masing-masing rencana kegiatan yang akan dilakukan:
1.    Menyusun Modul Ajar dengan model PBL atau PJBL pada fase 4 akan melaksanakan  presentasi  dan penyajian hasil berupa poster yang dibuat oleh siswa yang diharapkan seluruh siswa dalam kelompok dapat berpastisipasi
2.    Menyusun Modul Ajar dengan model PBL dan PJBL dan mengalokasikan waktu yg tepat dan masalah yang di sajikan tidak hanya video saja, tapi di tambah wacana atau gambar untuk bisa mengeksplor masalah yang harus di selesaikan.
3.    Menyusun google form,Quiziz, Kahoot untuk membuat bahan ajar,LKPD, dan evaluasi
4.    Membuat soal-soal HOTS
5.    Bahan ajar berbentuk flipbook yang akan membuat minat siswa dalam pembelajara
                                                                                                    
C. Kapan akan dilakukan (waktunya) dari masing-masingrencana kegiatan yang akan
dilakukan:
1.    Uji Kinerja PPG pada bulan Februari 2024.
2.    Menyampaikan praktik baik dan rencana tindak lanjut kepada kepala sekolah dan  teman sejawat

D. Pihak siapa saja yang akan terlibat di setiap masing-masing rencana kegiatan yang
dirancang.
Yang terlibat dalam mencapai tujuan kegiatan rencana tindaklanjut ini yaitu:.
1.    Guru berperan dalam merancang dan melaksanakan perangkat pembelajaran sesuai yang telah dibuat.
2.    Peserta didik SMPK Sang Timur Karang Tengah berperan sebagai peserta yang terlibat langsung dalam mencapai tujuan pembelajaran.
3.    Kepala Sekolah terlibat dalam memfasilitasi memberi dukungan dalam mencapai tujuan rencana tindak lanjut.
4. Rekan guru membantu memberikan saran dan masukan dalam pembelajaran yang dilaksanakan.
5. Keluarga yang memberi dukungan dalam menyelesaikan tugas saya di PPG Daljab Angkatan 3
6. Dosen Pembimbing dan Guru Pamong yang membantu dan mengarahkan saya untuk menjadi guru profesional
7. LPTK Universitas Pamulang tempat saya belajar PPG Daljab angkatan 3

DAFTAR PUSTAKA
Sururuddin, M., & Prihatini, N. (2018). Analisis Berbagai Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar Siswa Kelas Iv Sdn 3 Tebaban. Jurnal didika: wahana ilmiah pendidikan dasar, 4(1), 56-61. https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/didika/article/view/1198

Darniyanti, Y., & Saputra, A. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa SDN 04 Sitiung. Consilium: Education and Counseling Journal, 1(2), 193-205 https://unars.ac.id/ojs/index.php/consilium/article/view/1179

Sukmana, Indradi Kartika, and Nur Amalia. "Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Peningkatan Motivasi Belajar dan Kerja Sama Siswa dan Orang Tua di Era Pandemi." Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan 3.5 (2021): 3163-3172. https://docs.google.com/viewerng/viewer?url=https://www.edukatif.org/index.php/edukatif/article/viewFile/1068/pdf

Triningsih, D. E. (2021). Penerapan Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Kemampuan Menyajikan Teks Tanggapan Kritis Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(1), 128-144. https://cendekia.soloclcs.org/index.php/cendekia/article/view/667/603
 kembali