BERITA
Busana Daerah di Fashion Show
13/May/2022
SDK Sang Timur Karang Tengah Sekolah menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 hari ini, Jumat (13/5/2022). Sr. Clarissa PIJ bertindak sebagai Pembina Upacara. Upacara Hardiknas tahun ini diikuti oleh seluruh siswa kelas kelas satu hingga kelas enam dengan mengenakan pakaian adat daerah dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pada tahun ini terdapat perbedaan peringatan Hari Pendidikan Nasional dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena peringatan Hardiknas diperingati pada tanggal 13 Mei 2022. Upacara peringatan Hardiknas tahun ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28254/MPK/TU.02.03/2022 perihal Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 mengenai logo, tema, hingga rangka peringatan upacara Hari Pendidikan Nasional 2022. Tema yang diusung pada tahun 2022 adalah Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar.

Upacara Hardiknas dalam lingkungan sekolah sang Timur menjadi unik karena karena seluruh siswa, guru dan karyawan mengenakan budaya daerah masing -masing. Dalam amanat Sr. Clarissa PIJ selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa anak-anak harus menjadi pribadi yang tangguh dan belajar dari Ki Hadjar Dewantara yang memiliki semboyan yang sangat terkenal dari dulu hingga sekarang. Semboyan itu adalah “Tut wuri handayani, Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso”. Ing Ngarso Sung Tulodo artinya menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan.
Setelah upacara dilanjutkan dengan Lomba fashion show “busana daerah” Indonesia Siswa secara berpasangan, antara putera dan puteri, terlihat keren saat memakai baju daerah. Para siswa terlihat sangat berani dan percaya diri berjalan dan bergaya layaknya model fashion professional di atas karpet merah yang dipasang di hal SDK Sang Timur. Ratusan siswa dan guru pun antusias menonton para model fashion show busana daerah lewat zoom.

“Lomba fashion show ini diadakan dengan tujuan untuk mengenalkan budaya bangsa Indonesia kepada siswa,” ujar Valentina Dwi Astuti Sie Kesiswaan. Menurut ibu Dwi , budaya yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia tetap dilestarikan anak-anak milenial. Alasannya, Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya, seperti baju daerah merupakan warisan budaya yang tak ternilai harganya. Warisan budaya seperti baju adat adalah cerminan, bahwa leluhur bangsa Indonesia memiliki kecerdasan yang luar biasa dalam menciptakan karya budaya beserta simbol-simbol filosofinya.
Dengan memperingati Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan dapat memberikan makna tersendiri yang mendalam terhadap kemajuan pendidikan baik Formal maupun Informal di Indonesia. Lebih jauh dengan adanya kemudahan dalam menempuh jenjang pendidikan saat ini diharapkan bagi generasi muda, siswa dan pelajar dapat memanfaatkannya untuk menimba ilmu yang setinggi-tingginya. Seperti kutipan dalam kalimat kiasan “Tuntutlah Ilmu dari Buaian hingga ke Liang Lahat” atau “Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri Cina” dapat Anda resapi sebagai : Menuntut ilmu itu tidak mengenal adanya batasan umur dan usia, serta tempat. Ilmu merupakan jendela dunia, tingkatkan budaya membaca buku yang bermanfaat, bagi siswa yang memiliki keahlian, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi maka siswa akan bisa menguasai dunia dalam genggaman. (Celly Beto)
- Serunya Kelas 6 Belajar Eco Print
- Gemilang di Lomba Berkualitas, SDK Sang Timur Sabet Juara Umum Berkat Hujan Emas
- Seru! Pesta Pramuka Siaga Kelas 4
- Aksi Kerja Bakti dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional
- Jadikan Sampah Bernilai Ekonomis, Kader Adiwyata SDK Sang Timur Karang Tengah Kerja Sama dengan Lapa yang Humanis
- Membentuk Pribadi yang Mandiri dan Berbudaya
- Membentuk Karakter Siswa melalui Kegiatan Pramuka
- Best Practice PPG Desna Imelda Verawaty
- Terus Bertumbuh dalam Kasih Tuhan
- Lomba Story Telling Dan Manfaatnya bagi Siswa